Namun, idenya yang dirahasiakan itu, oleh para pejabat hanya disebut, terkait dengan teknologi pengendali jarak jauh yang digunakan di medan perang. Siapapun kala itu, bahkan Lamarr sendiri mungkin tak pernah mengira, inovasinya itu akan melintasi waktu, menjadi teknologi era modern yang menjadi dasar temuan telepon genggam, pager, Wi-Fi, satelit pertahanan, dan sejumlah besar perangkat spread-spectrum lainnya.
Gagasannya adalah, bagaimana melindungi komunikasi nirkabel dari gangguan dengan cara menciptakan variasi frekuensi di mana sinyal radio ditransmisikan. Jadi, saat saluran beralih tak terduga, musuh tak akan tahu bagaimana harus memblokirnya. Namun, ide cerdik "loncatan frekuensi" baru terealisasi setelah Lamarr bertemu dengan komposer avant-garde sekaligus penemu amatir, George Antheil dalam sebuah makan malam di Hollywood.
Tanpa sepengetahuan publik yang memujanya nya, duo penemu ini mendaftarkan paten karyanya yang diberi nama "Secret Communication System" atau "sistem komunikasi rahasia" pada 10 Juni 1941. Paten dikabulkan oleh Pemerintah AS pada 11 Agustus 1942. Pada saat itu memang belum tercipta apapun yang bernama Wi-Fi. Tapi, sesungguhnya Lamarr menciptakan sesuatu yang disebut “teknologi komunikasi spread-spectrum”. Teknologi ini merupakan dasar dari semua teknologi nirkabel yang dikenal saat ini.